Apakah Social Jet Lag Menyabotase Berat Badan Anda?

/, Produk/Apakah Social Jet Lag Menyabotase Berat Badan Anda?

Apakah Social Jet Lag Menyabotase Berat Badan Anda?

Apakah Anda membutuhkan jam alarm untuk bangun tidur setiap hari, dan lebih memilih untuk tidur seharian penuh di akhir pekan? Anda bisa saja menderita Social Jet Lag.

 

Istilah “social jet lag” secara sederhana mengacu pada perbedaan antara jam tubuh alami Anda dan jadwal jadwal yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan Anda dan tanggung jawab sosial lainnya. Jika jadwal tidur Anda berbeda pada hari-hari Anda bekerja dan ketika Anda sedang senggang, ini adalah pertanda bahwa ada ketidakcocokan.

 

Social jet lag biasanya disebabkan oleh begadang atau bersoasialisi hingga larut malam (atau bisa juga menonton TV) yang menyebabkan Anda tidur larut pada hari dimana Anda libur/senggang. Bagi kebanyakan orang, kedua jadwal ini bisa menjadi sangat berbeda sehingga tubuh Anda mungkin merasa seperti terus-menerus bergantian pada dua zona waktu yang berbeda.

 

Masalahnya adalah ketika Anda berpikir bahwa mungkin jika tidur pada waktu libur/senggang yang Anda miliki bisa bermanfaat, namun ada penelitian yang telah menunjukkan bahwa hal tersebut dapat membahayakan kesehatan dan juga lingkar pinggang Anda.

 

Hasil awal dari penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa pola ini tidak hanya dapat menyebabkan kurang tidur, tetapi jadwal tidur yang tidak konsisten ini juga terkait dengan kesehatan yang lebih buruk, kelelahan kronis, and suasana hati yang mudah tersinggung. Para peneliti juga menemukan bahwa setiap jam dari social jet lag terkait dengan 11 persen meningkatnya resiko penyakit jantung independen dari durasi tidur atau insomnia (1).

 

Penelitian lain menemukan bahwa semakin besar perbedaan antara waktu tidur Anda di hari kerja dan waktu tidur pada hari libur Anda, maka semakin besar kemungkinan Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Di sisi lain, mereka yang tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari memiliki kemungkinan tiga kali lebih kecil untuk mengalami kelebihan berat badan atau obesitas (2).

 

Meskipun penelitian ini tidak membuktikan bahwa social jet lag secara langsung menyebabkan kenaikan berat badan, namun semakin banyak bukti yang menunjukkan korelasi kuat antara kedua faktor tersebut. Para peneliti juga sebelumnya mengaitkan pola tidur yang tidak tepat dengan banyaknya masalah kesehatan seperti obesitas, depresi dan penyakit kronis termasuk diabetes.

 

Kebiasaan makan pada waktu larut di malam hari juga cenderung berkaitan dengan kesehatan buruk yang berkontribusi pada masalah social jet lag. Selama waktu malam ketika Anda biasanya tidur, tubuh Anda tidak ingin mengkonsumsi makanan larut malam, yang pada akhirnya berkontribusi pada kenaikan berat badan. Selain itu, orang yang lelah juga cenderung menghindari olahraga, dan lebih cenderung untuk minum alkohol, konsumsi kafein dalam jumlah yang berlebihan, dan merokok.

 

Penelitian-penelitian ini menunjuk kepada kerja tubuh yang bukan hanya menyarankan bahwa penting untuk mendapatkan tidur tujuh sampai sembilan jam setiap malam, tetapi juga untuk berusaha agar jadwal tidur Anda tetap konsisten. Meskipun akan selalu ada acara tertentu, atau minggu yang sangat sibuk dimana istirahat Anda bukan menjadi prioritas, kita-kiat berikut ini dapat membantu Anda dalam mendapatkan tidur malam yang baik:

  • Batasi tidur siang hingga 30 menit
  • Hindari kafein atau stimultan lain ketika sudah petang
  • Buat kamar tidur Anda tetap gelap dengan memadamkan layar ponsel dan tablet Anda
  • Minum shake protein di pagi hari
  • Tambah suplemen yang mengandung melatonin sebelum tidurReferensi:
  1. Forbush S, Fisseha E, Gallagher R, Hale L, Malone S, Patterson F, Branas C, Barrett M, Killgore WD, Gehrels J, Alfonso-Miller P, Grandner MA. Sociodemographics, Poor Overall Health, Cardiovascular Disease, Depression, Fatigue, and Daytime Sleepiness Associated With Social Jetlag Independent of Sleep Duration and Insomnia. Sleep, Volume 40, Issue suppl_1, 28 April 2017, Pages A396–A397, https://doi.org/10.1093/sleepj/zsx050.1066
  2. Wittmann M, Dinich J, Merrow M, Roenneberg T. Social jetlag: misalignment of biological and social time. Chronobiol Int. 2006;23(1-2):497-509.
2018-07-29T22:21:55+00:00 Juli 19th, 2018|Berita, Produk|