Salah satu produk terbaik dan disukai di Isagenix adalah IsaShot kami, di kemas lengkap dengan kafein yang berbahan dasar dari tanaman teh hijau.

Kafein sering kali digunakan oleh para atlit, dan di antara tahun 2004-2008 hampir 3 kuarter (74 persen) dari sampel doping mengandung kadar kafein yang terukur (1). Penelitian ini untuk mendukung penggunaan kafein dalam meningkatkan performa pada banyak jenis olahraga yang berbeda, termasuk olahraga ketahanan, olahraga ketahanan otot, dan pengulangan olahraga dengan intensitas tinggi (2, 3).

Studi ilmiah telah menunjukkan bagaimana kafein dapat memberikan dampak yang sangat kuat pada waktu performa. Pada waktu penilitian uji coba olahraga sepeda, para peneliti telah menunjukkan perbaikan waktu penyelesaian sebesar 3-5 persen diikuti dengan pengonsumsian kafein (4, 5). Dalam olahraga dimana ada perbaikan kecil pada perfoma dapat menjadi pembeda di antara menang dan kalah, suplementasi kafein dapat memberikan keunggulan yang kompetitif.

Terdapat banyak studi peneliian yang mendukung penggunaan kafein pada atlit lari. Hal ini di dokumentasi dengan baik bahwa kafein dapat memperbaiki waktu uji coba dalam aktivitas yang berlangsung selam beberapa jam serta kategori sprint berdurasi pendek dengan intensitas yang tinggi (6).

Bagaimanapun Anda tidak harus menjadi atlit elit untuk merasakan benefit dari kafein selama aktivitas olahraga Anda. Penelitian juga telah dilakukan pada pelari 5 km yang terlatih dan biasa. Hasilnya menunjukkan bahwa pelari yang mengonsumsi kafein sebelum berlari memperlihatkan hasil waktu penyelesaian yang lebih cepat sebesar 1 persen (6).

Orang yang berbeda cenderung memiliki pengalaman dan manfaat yang berbeda-beda dari kafein sebelum mereka latihan atau saat perlombaan. Respon ini dapat ditentukan oleh faktor genetik dan faktor lingkungan, termasuk bagaimana mereka secara rutin mengonsumsi kafein. Penelitian menemukan bahwa kadar konsentrasi kafein dapat meningkatkan aliran darah secara cepat dalam 15 menit setelah dikonsumsi (7).

Baik Anda yang berpengalaman atau Anda yang baru saja memulai program olahraga Anda, Anda mendapatkan manfaat dari asupan kafein sebelum Anda berolahraga. Selanjutnya saat Anda akan melakukan aktivitas berlari, bersepeda, atau berolahraga di gym; jangan lupa untuk mendapatkan asupan minuman kafein Anda sebelumnya!

Referensi:

  1. Del Coso J, Muñoz G, Muñoz-Guerra J. Prevalence of caffeine use in elite athletes following its removal from the World Anti-Doping Agency list of banned substances. Appl Physiol Nutr Metab. 2011;36(4):555–61
  2. Burke LM. Caffeine and sports performance. Appl Physiol Nutr Metab. 2008;33(6):1319–34.
  3. Glaister M, Howatson G, Abraham CS, Lockey RA, Goodwin JE, Foley P, McInnes G. Caffeine supplementation and multiple sprint running performance. Med Sci Sports Exerc. 2008;40(10):1835–40.
  4. Desbrow B, Biddulph C, Devlin B, Grant GD, Anoopkumar-Dukie S, and Leveritt MD. The effects of different doses of caffeine on endurance cycling time trial performance. J Sports Sci. 2012; 30(2): 115-20.
  5. Hodgson AB, Randell RK, and Jeukendrup AE. The metabolic and performance effects of caffeine compared to coffee during endurance exercise. PLoS One. 2013 Apr; 8(4): e59561.
  6. O’Rourke MP, O’Brien BJ, Knez WL, and Paton CD. Caffeine has a small effect on 5-km running performance of well-trained and recreational runners. J Sci Med Sport. 2008 Apr 30;11(2):231-3.
  7. Pickering C, Kiely J. Are the current guidelines on caffeine use in sport optimal for everyone? Inter-individual variation in caffeine ergogenicity, and a move towards personalised sports nutrition. Sports Med 2018;48:7-16