Delapan Alasan Untuk Memulai Hari Anda Dengan Shake Padat Protein

/, Produk/Delapan Alasan Untuk Memulai Hari Anda Dengan Shake Padat Protein

Delapan Alasan Untuk Memulai Hari Anda Dengan Shake Padat Protein

Ibu Anda selalu mengatakan kepada Anda bahwa sarapan adalah makanan terpenting dalam sehari. Tentu saja, para ibu selalu benar. Namun apakah ada dasar dari science untuk mendukung rekomendasi tersebut?

Dari berbagai penelitian, para ilmuwan telah menunjukkan manfaat dari sarapan terkait berbagai manfaatnya dalam kesehatan. Jumlah dari manfaat ini dapat meningkat jika sarapan tersebut mengandung protein yang lebih tinggi, terutama dalam bentuk shake yang padat protein.

Berikut ini merupakan daftar yang dapat memberikan Anda berbagai alasan untuk memulai hari Anda dengan sarapan bergizi serta makanan yang mengandung tinggi protein, atau terlebih dengan makanan pengganti yaitu shake padat protein:

  1. Meningkatkan Konsentrasi dan Daya Ingat

Dari uji coba pengamatan skala besar, terutama ditujukan pada anak-anak, sarapan menunjukkan bukti kuat terkait dengan peningkatan konsentrasi dan daya ingat (1). Para ilmuwan menyatakan bahwa sarapan dapat berdampak langsung dalam gula darah yang berfungsi sebagai bahan bakar organ otak pada anak-anak (2,3).

Dalam salah satu tinjauan pustaka sistematis terbesar yang meliputi lebih dari 40 penelitian, membandingkan antara melakukan sarapan dengan tidak melakukan sarapan, terbukti kuat dengan adanya peningkatan fungsi kognitif, proses belajar, dan daya ingat pada remaja dan anak-anak (3). Selain itu, sarapan juga dihubungkan dengan kemampuan memperbaiki mood, mengurangi rasa lelah, dan meningkatkan prestasi akademis (3).

  1. Meningkatkan Status Gizi

Sarapan setiap hari secara konsisten dikaitkan dengan perbaikan kondisi status gizi. Alasan yang paling mungkin adalah karena makan pada pagi hari jika dibandingkan dengan makanan lain pada umumnya terdiri dari makanan yang mengandung tinggi protein, serat, vitamin dan mineral (4). Ini termasuk sereal gandum, buah-buahan serta buah beri, dan produk susu seperti susu serta yoghurt.

Dari tinjauan pustaka sistematis lainnya yang terdiri lebih dari 47 penelitian observasi pada anak-anak dan remaja yang memakan sarapannya secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan status gizi secara keseluruhan ini berbeda jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mendapatkan asupan sarapan (4). Yang menarik, anak-anak yang mendapatkan sarapan dengan kalori harian berlebih dan dibandingkan dengan yang tidak sarapan, memiliki resiko lebih kecil terhadap kelebihan berat badan.

  1. Memperbaiki Pengeluaran Energi

Berikut ini setidaknya merupakan satu penjelasan kenapa sarapan mungkin memiliki dampak positif pada pengelolaan berat badan yang berhubungan dengan peningkatan pengeluaran energi yang berasal dari aktivitas fisik. Dalam uji coba terkontrol yang dilakukan secara acak, para ilmuwan menunjukkan bahwa makan pada saat sarapan menyebabkan orang dewasa yang sehat menjadi lebih aktif secara fisik dan meningkatkan kemungkinan mereka untuk berolahraga pada siang hari (5,6). Peningkatan pengeluaran energi dari aktivitas fisik dapat mewakili sebagai pembakaran kalori yang mendukung pengelolaan berat badan, meskipun para peneliti tidak dapat mencatat dampak dari sarapan terhadap metabolisme secara keseluruhan.

  1. Meningkatkan Metabolisme (dengan lebih banyak protein)

Dengan jumlah asupan protein yang lebih banyak pada saat sarapan dapat menjadi kunci untuk peningkatan metabolisme. Dalam penelitian jangka panjang pada peserta yang mencoba untuk menurunkan berat badan, dengan diet tinggi protein (1,5 gram/kg per hari) dibandingkan dengan diet normal protein (0,8 gram/kg per hari) menunjukkan adanya peningkatan “thermogenesis” dan pengeluaran energi setelah makan (7). Dalam bagian jangka pendek dari penelitian yang sama, para ilmuwan juga mengevaluasi efek dari makanan saat sarapan yang menunjukkan metabolisme protein sebesar 30 persen (7). Mereka menemukan bahwa asupan tinggi protein saat sarapan dapat menyebabkan perbaikan metabolisme, proses oksidasi lemak yang lebih tinggi (pembakaran lemak), dan rasa lapar yang lebih rendah sepanjang hari.

  1. Memperbaiki Kontrol Rasa Lapar

Sarapan dengan asupan tinggi protein yang memiliki kemampuan untuk memuaskan rasa lapar dapat berdampak langsung pada pengelolaan berat badan. Satu uji coba yang dilakukan secara acak membandingkan sarapan tinggi protein (35 gram protein) dengan sarapan normal protein dan kalori yang setara (350 Kkal) serta tidak mendapatkan makanan sarapan pada anak remaja perempuan yang kelebihan berat badan. Setelah 12 minggu, penelitian menemukan bahwa anak perempuan yang makan sarapan dengan asupan tinggi protein mengalami perbaikan terkait rasa lapar dan pengurangan pada porsi makannya (8). Khususnya pada anak perempuan yang makan sarapan tinggi protein serta mengonsumsi lebih sedikit makanan berlemak pada kudapan saat malam hari tidak menunjukkan peningkatan berat badan selama uji coba dibandingkan dengan anak perempuan yang melewatkan sarapan atau makan protein dalam jumlah normal dalam sarapannya (8).

  1. Perbaikan Terhadap Pengaturan Kadar Gula Darah

Dalam uji coba terkontrol lainnya yang dilakukan secara acak, para ilmuwan membandingkan dampak dari tiga sarapan dengan kalori yang setara (tinggi protein, tinggi lemak, dan tinggi karbohidrat) dalam kadar gula darah pada 20 orang dewasa sehat (9). Setelah sarapan peserta uji coba melanjutkan asupan makanan dengan makan sepotong roti putih (50 gram) atau minuman glukosa (gula) dengan kalori yang setara. Para peneliti melaporkan bahwa mereka yang mengonsumsi sarapan protein tinggi memiliki potensi pelemahan terhadap respon peningkatan respon glikemik setelah makan siang (9).

  1. Perbaikan Perawatan Jaringan Otot

Sarapan dengan tinggi protein setiap hari dapat membantu orang dewasa dalam mempertahankan lebih banyak massa otot saat mereka bertambah tua. Ini dikarenakan respon anabolik yang menurun seiring bertambahnya usia, para ilmuwan menyarankan bahwa untuk orang lanjut usia harus mengonsumsi makanan yang mengandung 30 – 40 gram protein tiga kali dalam sehari untuk memaksimalkan sintesis jaringan otot (10). Sarapan merupakan gambaran target penting untuk intervensi pada orang lanjut usia karena pada saat makan siang dan makan malam adalah waktu orang dewasa terbiasa mengonsumsi protein paling banyak dalam sehari.

  1. Memperbaiki Kualitas Tidur Selama Penurunan Berat Badan

Akhirnya, dengan asupan tinggi protein yang dilengkapi dengan Shake padat protein di pagi hari dapat membantu melindungi Anda terhadap gangguan kesulitan tidur selama penurunan berat badan, menurut temuan dari dua uji coba terkontrol secara acak baru-baru ini. Uji coba yang pertama menemukan orang dewasa dengan kelebihan berat badan yang mendapatkan protein pada pagi hari dapat tertidur lebih cepat dan memiliki lebih sedikit kejadian terbangun saat tidur pada malam hari (11). Kelanjutan uji coba skala pilot juga menunjukkan bahwa shake whey protein yang dikonsumsi saat sarapan menyebabkan rasa kenyang yang lebih lama dan efisiensi tidur, yang merupakan kombinasi dari proses tertidur yang lebih cepat, total waktu tidur, dan kualitas tidur yang dirasakan (12).

Tenanglah! Ternyata sains telah menunjukkan bahwa sarapan merupakan makanan terpenting dalam sehari. Namun untuk hasil yang terbaik, buatlah porsi sarapan yang terkontrol dengan asupan tinggi protein. Hal ini mudah dicapai dengan shake yang mengandung tinggi protein.

 

Referensi

  1. Hoyland A, Dye L, Lawton CL. A systematic review of the effect of breakfast on the cognitive performance of children and adolescents. Nutrition Research Reviews. 2009. p. 220–43.
  2. Benton D, Parker PY. Breakfast, blood glucose, and cognition. Am J Clin Nutr. 1998;67.
  3. Cooper SB, Bandelow S, Nevill ME. Breakfast consumption and cognitive function in adolescent schoolchildren. Physiol Behav. 2011;103:431–9.
  4. Rampersaud GC, Pereira MA, Girard BL, Adams J, Metzl JD. Breakfast habits, nutritional status, body weight, and academic performance in children and adolescents. Journal of the American Dietetic Association. 2005. p. 743–60.
  5. Chowdhury EA, Richardson JD, Holman GD, Tsintzas K, Thompson D, Betts JA. The causal role of breakfast in energy balance and health: A randomized controlled trial in obese adults. Am J Clin Nutr. 2016;103:747–56.
  6. Betts JA, Richardson JD, Chowdhury EA, Holman GD, Tsintzas K, Thompson D. The causal role of breakfast in energy balance and health: A randomized controlled trial in lean adults. Am J Clin Nutr. 2014;100:539–47.
  7. Leidy HJ, Mattes RD, Campbell WW. Effects of acute and chronic protein intake on metabolism, appetite, and ghrelin during weight loss. Obesity. 2007;15:1215–25.
  8. Leidy HJ, Ortinau LC, Douglas SM, Hoertel HA. Beneficial effects of a higher-protein breakfast on the appetitive, hormonal, and neural signals controlling energy intake regulation in overweight/obese, “breakfast-skipping,” late-adolescent girls. Am J Clin Nutr. 2013;97:677–88.
  9. Meng H, Matthan NR, Ausman LM, Lichtenstein AH. Effect of prior meal macronutrient composition on postprandial glycemic responses and glycemic index and glycemic load value determinations. Am J Clin Nutr. 2017;106:1246–56.
  10. Mamerow MM, Mettler J a, English KL, Casperson SL, Arentson-lantz E, Sheffield-moore M, Layman DK, Paddon-jones D. Dietary Protein Distribution Positively Influences 24-h Muscle Protein Synthesis in Healthy Adults 1 – 3. J Nutr [Internet]. 2014;876–80. Available from: http://jn.nutrition.org/content/144/6/876.full.pdf+html
  11. Zhou J, Kim JE, Armstrong CLH, Chen N, Campbell WW. Higher-protein diets improve indexes of sleep in energy-restricted overweight and obese adults: Results from 2 randomized controlled trials. Am J Clin Nutr. 2016;103:766–74.
  12. Gwin JA, Leidy H. The A pilot study assessing whether the consumption of a protein-rich breakfast improves appetite control, eating behavior, and sleep quality compared to skipping breakfast in healthy young professionals. FASEB J. April 2017:31(1)443.1. Available at: http://www.fasebj.org/content/31/1_Supplement/443.1.abstract?sid=3d9eb573-60f4-4470-b7b1-a889ff198e28

 

 

2018-11-08T19:28:23+00:00 November 8th, 2018|Berita, Produk|