Berkata Anda akan berolahraga lebih mudah dibandingkan dilakukan. Sekali Anda mencoba untuk berolahraga di gym, kesulitan berikutnya adalah tahap memastikan olahraga yang Anda lakukan harus cukup intens dan jangka panjang. Untuk memastikan Anda mendapatkan hasil paling maksimal dari olahraga Anda, produk yg harus dikonsumsi sebelum berolahraga dengan dukungan penuh untuk memastikan Anda dapat menjalani aktivitas di gym dan melewati masa-masa sulit adalah merupakan kuncinya.

Dua opsi sebelum berolahraga yang ditawarkan oleh Isagenix adalah IsaShot dan AMPED. Pengguna Isagenix seringkali menanyakan apakah kedua produk tersebut dapat dikonsumsi secara bersamaan. Kabar baiknya adalah bahwa mereka berdua dapat bekerja di dalam tubuh sesuai dengan manfaat masing-masingnya, namun Anda dapat memaksimalkan hasil dari penggunaan kedua produk tersebut. Setiap produk dibandingkan dengan keunikan campuran dari masing-masing bahan bahwa secara signifikan dapat meningkatkan rejimen olahraga Anda.

IsaShot

IsaShot adalah minuman berenergi yang mengandung kafein alami yang berbeda dengan jenis minuman energi lainnya. IsaShot bebas dari pewarna, pemanis, dan perisa buatan. Dibandingkan minuman berenergi lainnya, IsaShot mengandung sejumlah dosis sedang untuk kafein , sehingga tidak terdapat reaksi kegugupan yang berlebihan atau energi yang hilang setelah mengonsumsinya. Kafeinnya itu sendiri merupakan bersumber dari turunan dari tanaman teh hijau.

Sejumlah studi penelitian telah menunjukkan bahwa pengonsumsian kafein sebelumnya dan untuk segala jenis olahraga memicu perubahan yang signifikan dalam hal performa secara keseluruhan (1-3). Penelitian juga menemukan bahwa untuk mereka yang mengonsumsi kafein sebelum berolahraga dapat dirasakan pada aktivitas sehingga terjadi berkurangnya kesulitan saat berolahraga dan lebih dapat menikmati aktivitas olahraga tersebut.

AMPED

AMPED ditujukan sebagai minum yang didesain untuk dikonsumsi sebelum berolahraga  dengan bahan aktif yang bekerja bersama-sama untuk meningkatkan jumlah cairan energi yang bekerja pada otot, di sisi lain dapat meningkatkan aliran darah untuk memberikan lebih asupan oksigen untuk mengantarkan bahan aktif tersebut ke dalam jaringan otot. Bahan produk ini termasuk keamanan dan dosis efektif seperti kreatin monohidrat dan yang lainnya.

Bahan kreatin yang terdapat di dalam AMPED adalah yang bekerja secara aktif dalam meningkatkan energi selular (seperti adenosine triphosphate atau ATP) dalam otot yang bekerja, ini diartikan bahwa tubuh Anda akan mampun untuk bekerja dalam waktu yang lebih tahan lama dan lebih giat (7).

Hasil dari menggunakan AMPED sebelum berolahraga adalah peningkatan energi pengeluaran, penurunan rasa lelah, meningkatkan aliran darah, mempercepat pembentukan otot, dan memperbaiki performa. Namun pada saat AMPED dikonsumsi bersamaan (atau setengah jam sebelumnya) dengan IsaShot, kombinasi ini dapat bekerja bersama-sama untuk memberikan energi yang lebih besar dari pada sebelumnya dan selama Anda sedang berolahraga.

Referensi:

  1. Kamimori GH, McLellan TM, Tate CM, Voss DM, Niro P, Lieberman HR. Caffeine improves reaction time, vigilance and logical reasoning during extended periods with restricted opportunities for sleep. Psychopharmacology. 2015, 232(12), 2031–2042.
  2. Hogervorst E, Bandelow S, Schmitt J, Jentjens R, Oliveira M, Allgrove J, Carter T, Gleeson M. Caffeine improves physical and cognitive performance during exhaustive exercise. Med Sci Sports Exerc. 2008 Oct;40(10):1841-51. doi: 10.1249/MSS.0b013e31817bb8b7.
  3. Duncan MJ, Oxford SW. The effect of caffeine ingestion on mood state and bench press performance to failure. J Strength Cond Res. 2011 Jan;25(1):178-85. doi: 10.1519/JSC.0b013e318201bddb.
  4. Schubert MM, Hall S, Leveritt M, Grant G, Sabapathy S, Desbrow B. Caffeine consumption around an exercise bout: effects on energy expenditure, energy intake, and exercise enjoyment. J Appl Physiol (1985). 2014 Oct 1;117(7):745-54. doi: 10.1152/japplphysiol.00570.2014.
  5. Panossian A, Wikman G. Evidence-based efficacy of adaptogens in fatigue, and molecular mechanisms related to their stress-protective activity. Curr Clin Pharmacol, 2009;4:198-219
  6. Panossian A, Wikman G. Effects of adaptogens on the central nervous system and the molecular mechanisms associated with their stress—protective activity. Pharmaceuticals, 2010;3:188-224. doi: 10.3390/ph3010188
  7. Van Loon LJ, Murphy R, Oosterlaar AM, Cameron-Smith D, Hargreaves M, Wagenmakers AJ, Snow R. Creatine supplementation increases glycogen storage but not GLUT-4 expression in human skeletal muscle. Clin Sci, 2004;106(1), 99-106.