Ketika digunakan sebagai bagian dari kombinasi sistem Hari Shake dan Hari Cleanse, produk Isagenix memperbaiki komposisi tubuh dan berkontribusi dalam kesehatan jantung yang lebih baik selama masa penurunan berat badan. Mereka pun yang mengalami hal tersebut mendapatkan penawaran pemeliharaan berat badan yang lebih baik dalam jangka waktu panjang dibandingkan dengan diet tradisional jantung sehat.

Ini adalah temuan dari studi yang dipublikasikan sebagai kumpulan data dari dua jurnal yang telah ditinjau – yang pertama terbit pada 30 Juli di Nutrients dan yang kedua pada 29 Agustus di Frontiers in Physiology (1,2).

Dalam studi penelitian tersebut, baik pada pria dan wanita yang menggunakan produk Isagenix secara signifikan telah berkurang massa lemak tubuhnya baik itu lemak total, abdominal dan viseral, serta telah menunjukkan peningkatan persentase dan metabolisme massa tubuh ke bentuk yang ideal. Perubahan komposisi tubuh juga berkontribusi pada penilaian kesehatan jantung yang lebih baik selama periode penurunan berat badan setelah 12 minggu.

Setelah mengalami penurunan berat badan awal, mereka yang tetap menggunakan produk Isagenix juga secara signifikan menunjukkan perbaikan dalam pemeliharaan berat badan dan komposisi tubuh mereka dengan baik serta melanjutkan manfaat-manfaat yang berhubungan dengan kesehatan jantung setelah 52 minggu dibandingkan dengan mereka yang beralih pada diet tradisional “jantung sehat”.

Studi ini dilakukan oleh para peneliti di Skidmore College, Sarataoga Springs, New York di bawah arahan peneliti utama dan penulis koresponden senior Paul J. Arciero, Ph.D., Direktur Laboratorium Nutrisi dan Metabolisme Manusia dan Profesor Ilmu Kesehatan dan Olahraga.

“Temuan baru dari studi ini mungkin sangat dapat merevolusi cara bagaimana kita meresepkan diet penurunan berat badan yang lebih maju dikarenakan peningkatan dalam proporsi otot tanpa lemak dan penurunan drastis pada lemak viseral dan abdominal selama masa penurunan berat badan awal dan kemampuan untuk menjaga perubahan yang bermanfaat ini dalam jangka waktu panjang” ucap Dr. Arciero.

Desain Studi Jangka Panjang: Fase 1 (Penurunan Berat Badan) dan Fase 2 (Pemeliharaan Berat Badan)

Para peneliti telah mendesain studi baru untuk mengevaluasi penurunan berat badan pada pria dan wanita dari Sistem Isagenix yang melebihi waktu 12 minggu dan untuk menentukan apakah hasil tersebut dapat dipertahankan lebih dari waktu setahun.

Studi ini juga akan menjadi yang pertama untuk dalam hal mengevaluasi bagaimana penggunaan produk Isagenix dalam penurunan berat badan dapat mempengaruhi faktor yang lain. Hal ini juga termasuk otot tanpa lemak, lemak abdominal, dan lemak viseral, serta metabolisme energi dan juga kesehatan dari pembuluh arteri.

Desain studi selama 15 bulan mencakup satu minggu fase kontrol dasar yang dimana subjek penelitian mempertahankan berat badan yang stabil serta kemudian dibagi menjadi 2 fase:  Fase 1 sebagai fase penurunan berat badan selam 12 minggu dan Fase 2 sebagai fase pemeliharaan berat badan selama 52 minggu.

Selama Fase 1 (Penurunan Berat Badan), semua peserta penelitian menjalankan 6 Hari Shake dan 1 Hari Cleanse dalam seminggu.

  • Sebagai bagian dari Hari Shake, peserta penelitian mengganti dua kali porsi makan dengan IsaShake, mendapatkan cemilan sebanyak 150 kalori (khusus pria), dan 1 porsi makan malam lengkap yang tersusun dari 450-600 kalori.
  • Sebagai bagian dari Hari Cleanse, peserta penelitian meminum CFL bersama dengan banyak air putih sepanjang hari dan dengan makanan ringan pilihan sebesar 100-200 kalori.
  • Para peserta penelitian juga menerima asupan IOX dan IsaShot untuk dikonsumsi sepanjang hari, sesuai dengan kebutuhan.

Selama Fase 2 (Pemeliharaan Berat Badan), peserta penelitian dapat memilih untuk beralih pada beberapa opsi sebagai berikut:

  • Melanjutkan sistem pemeliharaan berat badan Isagenix dengan mengganti dua porsi makan per hari dengan IsaShake, mengonsumsi makan normal tanpa batasan tertentu, dan melakukan 1-2 Hari Cleanse per bulan.
  • Transisi perubaha pada diet yang menekankan mengonsumsi makanan utuh, daging tanpa lemak, serta buah dan sayuran sesuai dengan rekomendasi American Heart Association untuk “jantung yang sehat”.

Hasil: Sepertiga dari Penurunan Lemak Viseral, Otot Tanpa Lemak, Kesehatan Pembuluh Arteri yang Lebih Baik, dan Peningkatan Metabolisme

Selama fase penurunan berat badan awal (Fase 1), peserta penelitian mengalami penurunan rata-rata 10 persen dari total berat badan mereka, hampir 20 persen lemak tubuh, dan 33 persen dari lemak viseral mereka. Mereka juga mengalami peningkatan pada proporsi tubuh ramping mereka (9 persen) dan secara signifikan mengalami perbaikan dalam kesehatan jantung dengan peningkatan fleksibilitas pembuluh darah arteri (11 persen).

Selama periode pemeliharaan berat badan selama setahun (Fase 2 ), peserta penelitian yang tetap mengikuti Sistem Isagenix memiliki berat badan yang lebih rendah secara signifikan (6 persen), jumlah total lemak tubuh yang lebih rendah (10 persen), dan peningkatan bobot tubuh tanpa lemak (5 persen) dibanding dengan peserta yang beralih pada diet “jantung sehat”.

Selain itu, untuk mereka yang mengikuti Sistem Isagenix memberikan hasil yang lebih baik dalam mempertahankan hasil perbaikan awal dari kesehatan pembuluh darah arteri mereka.

“Sebagai peneliti ilmu gizi dan olahraga yang aktif selama lebih dari 30 tahun, ini adalah temuan yang sangat mengesankan dan dengan jelas untuk menetapkan asupan protein yang tepat, cukup dan berkualitas [Hari Shake] dan rejimen diet puasa berselang [Hari Cleanse] sebagai strategi jangka pendek dan panjang yang efektif untuk mendukung berat badan yang sehat, penurunan massa lemak abdominal dan viseral serta meningkatkan metabolisme dan kesehatan jantung dibandingkan saran diet umum yang lainnya” ucap Dr. Arciero

Salah satu temuan yang lebih menarik dari fase penurunan berat badan (Fase 1), ucapo Dr. Arciero, adalah bahwa “Peserta peneltian memiliki peningkatan laju metabolisme istirahat sebesar 5 persen, yang kemungkinan disebabkan oleh ‘protein pacing’ atau poembagian dosis asupan proteih whey sepanjang hari”.

Selama fase pemeliharaan berat badan (Fase 2), studi ini juga mengukur efek positif terhadap pemeliharaan laju metabolisme. “Ini mungkin berhubungan dengan proporsi kalori yang lebih tinggi yang diperoleh dari protein pada peserta penelitian selama fase pemeliharaan berat badan dengan Sistem Isagenix” ucap Eric Gumpricht, Ph.D., Isagenix Manager of Research and Science, dan penulis untuk publikasi Nutrients.

Komitmen Berkelanjutan Dari Perusahaan Pada Bidang Sains

Studi ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dari Isagenix untuk mendanai studi klinis yang mendukung manfaat keselamatan dan kesehatan produk Isagenix sebagai mendukung dan mempertahankan penurunan berat badan, ucap Dr. Gumpricht.

“Kami mengamati penurunan berat badan yang aman dan efisien dengan Isgenix selama fase penurunan berat badan pada pria dan wanita”, ucap Dr. Gumpricht. “Tetapi yang lebih penting bahwa tetap rutin melanjutkan dalam menggabungkan puasa berselang sebagai Hari Cleanse bersamaan dengan Hari Shake sebagai pembatasan kalori untuk membantu peserta penelitian lebih baik dalam mempertahankan perubahan komposisi tubuh – berat badan, lemak, dan penurunan lemak viseral serta retensi massa tubuh tanpa lemak dan kesehatan pembuluh darah arteri  yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh”

Temuan ini memberikan tambahan validasi ilmiah setelah penelitian sebelumnya yanag dilakukan di University of Illinois di Chicago (UIC) yang dimana telah menemukan bahwa produk Isagenix telah menunjukkan keunggulan jika dibandingkan dengan diet tradisional jantung sehat untuk memperbaiki komposisi tubuh selama penurunan berat badan pada wanita setelah empat minggu (3,4).

Temuan sebelumnya dari UIC telah muncul pada Nutrition Journal dan Nutrition & Metabolism pada tahun 2012.

Studi terbaru dari Skidmore College telah didaftarkan pada National Institute of Health’s ClinicalTrials.gov, sebuah publikasi studi klinis yang didukung secara publik dan pribadi yang dilakukan di seluruh dunia.

Referensi:

  1. Arciero PJ, Edmonds R, He F, Ward E, Gumpricht E, Mohr A, Ormsbee MJ, Astrup A.  Protein-Pacing Caloric-Restriction Enhances Body Composition Similarly in Obese Men and Women during Weight Loss and Sustains Efficacy during Long-Term Weight Maintenance. Nutrients 2016, 8(8), 476; doi: 10.3390/nu8080476
  2. Li Z, He F, Tinsley G et al. Comparison of High-Protein, Intermittent-Fasting Low-Calorie Diet and Heart Healthy Diet for Vascular Health of the Obese Front. Physiol. 7:350. doi: 10.3389/fphys.2016.00350
  3. Klempel MC, Kroeger, CM, Bhutani S et al. Intermittent fasting combined with calorie restriction is effective for weight loss and cardio-protection in obese women. Nutr J 2012 11:98. doi: 10.1186/1475-2891-11-98.
  4. Kroeger CM, Klempel MC, Bhutani S et al. Improvement in coronary heart disease risk factors during an intermittent fasting/calorie restriction regimen: Relationship to adipokine modulations. Nutr Metab 2012;9:98. doi: doi: 10.1186/1743-7075-9-98