Bagaimana jika kita bisa bergerak melampaui cara “satu ukuran untuk semua” menurunkan berat badan? Para ilmuwan akhirnya menerima bahwa puasa berselang seperti yang dilakukan pada Hari Cleanse dalam Sistem Isagenix dapat menjadi metode diet yang efektif untuk menurunkan berat badan dan manajemen berat badan.

Sangat mudah untuk mengabaikan tren diet baru yang datang dan pergi. Fad diet jarang memiliki daya bertahan setelah sekali diteliti pada penelitian yang ketat terkontrol yang dilakukan secara acak, dan mereka jarang mencapai validasi ilmiah dengan hasil yang bermakna secara klinis.

Di antara komunitas kedokteran istilah bermakna secara klinis mengacu pada penurunan berat badan sebesar 5-10 persen (1,2). Untuk mencapai penurunan berat badan yang bermakna secara klinis ini, rekomendasi secara tradisional adalah pembatasan energi berkelanjutan sekitar 600 kalori per hari (3). Ini merupakan bagian dari program manajemen berat badan multikomponen yang mencakup diet dan aktivitas fisik.

Hal ini juga diketahui bahwa kebanyakan orang yang kehilangan 5-10 persen berat badannya akhirnya mengalami kenaikan berat badan kembali (4). Mayoritas berakhir dengan kenaikan kembali berat badan yang penurunannya sudah mereka capai dalam beberapa bulan. Untuk alasan ini para ilmuwan sering mempertanyakan efektivitas kelanjutan pembatasan kalori melalui diet biasa.

Sebuah tinjauan sistemik dan meta-analisis yang baru diterbitkan melaporkan bahwa puasa berselang periode jangka pendek setiap minggu sama efektif untuk penurunan berat badan yang bermakna secara klinis dibandingkan dengan diet pembatasan kalori yang biasa (1).

Hasil Penurunan Berat Badan yang Mengesankan

Dalam analisis ini, hanya uji coba terkontrol yang secara acak selama 12 minggu atau lebih pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan yang termasuk obesitas. Para penulis mengumpulkan lima studi penelitian dan menganalisa berbagai hasil termasuk penurunan berat dan tingkat kepatuhan peserta. Bersama-sama dengan intervensi puasa berselang dapat mencapai rata-rata penurunan berat badan yang mengesankan sekitar 23,6-38,8 pon.

Pada saat asupan energi dan periode berpuasa dalam lima studi penelitian utama yang bervariasi, penurunan berat badan yang dicapai bermakna secara klinis.

Para penulis mencatat bahwa bergerak di luar pendekatan “satu ukuran untuk semua” untuk manajemen berat badan dapat memaksimalkan penurunan berat badan dan tingkat kepatuhan. Memberikan orang pilihan untuk melakukan variasi pada bagaimana cara mereka melakukan pendekatan penurunan berat badan dapat memperpanjang penurunan berat badan dengan memaksimalkan kepatuhan terhadap diet dan dapat membantu mencegah penurunan berat badan yang datar dan peningkatan berat badan kembali.

Puasa berselang juga dapat membantu mengatasi peningkatan berat badan kembali. Peningkatan berat badan kembali yang khas dianggap berhubungan dengan sesuatu yang melewati tubuh yang disebut “thermogenesis adaptif” sebagai akibat dari berkurangnya asupan kalori bersama dengan perubahan nafsu makan. Namun penelitian menunjukkan bahwa peningkatan berat badan kembali dapat dihindari dengan cara melakukan periode puasa yang teratur dan periode puasa tersebut tergabung baik dalam program penurunan berat badan dan pemeliharaan berat badan.

Puasa Berselang Isagenix

Sistem Isagenix menggabungkan puasa berselang dalam bentuk Hari Cleanse dan telah ditemukan untuk membantu menjaga berat badan dalam penelitian studi jangka panjang (5).

Penelitian ini di rancang untuk memasukkan dua fase: fase “penurunan berat badan” selama 12 minggu dengan penggunaan produk Isagenix lalu diikuti dengan fase “pemeliharaan berat badan” selama 52 minggu dimana peserta penelitian dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang tetap mengonsumsi produk Isagenix dan kelompok yang kembali pada diet tradisional jantung sehat. Setelah peserta penelitian kehilangan berat badan rata-rata sebesar 10 persen dari total berat badan mereka, bersama dengan hampir 20 persen lemak tubuh dan 33 persen lemak visceral selama fase pertama, peserta penelitian yang melanjutkan untuk menggunakan produk Isagenix mempertahankan penurunan berat badan dan lemak tubuh secara signifikan.

Sebagai tambahan, para peserta yang tetap menjaga penurunan berat badan mereka dalam jangka panjang telah memasukkan puasa berselang sebagai satu atau dua hari Hari Cleanse per bulannya. Hari-hari dengan makanan yang terbatas ini membantu untuk mengatur ulang nafsu makan dan menawarkan kemampuan seseorang untuk tetap dalam jalur dengan tujuan pengedalian kalori dari waktu ke waktu.

Referensi :

  1. Harris L, McGarty A, Hutchison L et al. Short-term intermittent energy restriction interventions for weight management: a systematic review and meta-analysis. Obes Rev. 2017 Oct 4.
  2. National Institute for Health and Clinical Excellence (NICE). Obesity: identification, assessment and management of overweight and obesity in children, young people and adults. CG189. NICE, UK London. 2014.
  3. Kushner RF, Ryan DH. Assessment and lifestyle management of patients with obesity: clinical recommendations from systematic reviews. JAMA. 2014 Sep 3;312(9):943-52.
  4. Loveman E, Frampton GK, Shepherd J, et al. The clinical effectiveness and cost-effectiveness of long-term weight management schemes for adults: a systematic review. Health Technol Assess. 2011 Jan;15(2):1-182.
  5. Arciero PJ, Edmonds R, He F et al. Protein-Pacing Caloric-Restriction Enhances Body Composition Similarly in Obese Men and Women during Weight Loss and Sustains Efficacy during Long-Term Weight Maintenance. Nutrients. 2016 Jul 30;8(8).