Puasa Berselang (Intermittent Fasting) mungkin merupakan tren terbaru dalam hal kesehatan dan kebugaran, namun ini bukanlah hal yang baru bagi kami di Isagenix. Ilmu pengetahuan dibalik dari protokol berpuasa ini telah membentuk suatu ciptaan yang inovatif seperti Hari Cleanse reguler yang menjadi pondasi awal dalam Sistem Penurunan Berat Badan Isagenix.

“Puasa berselang” mengacu pada diet apa pun yang memiliki siklus antara periode berpuasa dan makan dalam periode yang telah ditentukan. Banyak yang melakukan berpuasa sebagai bagian dari diet yang orang-orang lakukan, ini dikarenakan berpuasa dapat menawarkan banyak fleksibilitas di dalamnya. Ini merupakan cara yang efektif untuk mengurangi konsumsi kalori total dan dapat jauh lebih mudah dilakukan dibandingkan dengan mencoba untuk tetap melakukan diet tradisional rendah kalori.

Alih-alih secara ketat menghitung  kalori setiap harinya, puasa berselang adalah terkait hal tentang kapan dan berapa banyak makanan yang harus Anda makan.

Popularitas dari awal kemunculan puasa berselang telah menyebabkan pembahasan yang lebih luas tentang beragam cara untuk dapat menerapkan berpuasa ke dalam program diet. Para peneliti telah meneliti keberagaman jadwal berpuasa yang dapat memberikan manfaat yang sama. Dua hal yang paling umum dan didukung secara ilmiah untuk dapat melaksanakan puasa berselang yaitu pembatasan periode waktu makan dan berpuasa seharian.

Pembatasan Periode Waktu Makan

Dengan pembatasan periode waktu makan, konsumsi makanan dibatasi dalam beberapa jam per hari untuk mengurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi.

Metode 16:8

Metode 16:8 adalah metode pembatasan periode waktu makan yang paling populer. Kerangka waktu makan di batasi 8 jam dalam sehari, dan berpuasa dilakukan selama 16 jam. Kebanyakan orang hanya mengonsumsi 2 porsi makanan selama periode makan yang singkat, dimana yang dapat membantu membatasi asupan total kalori. Namun memakan 1 porsi makanan yang tinggi kalori dalam sehari dapat mudah menghilangkan manfaat dari strategi untuk menurunkan berat badan.

Puasa Seharian

Seperti namanya, berpuasa seharian merupakan latihan yang signifikan dalam mengurangi asupan kalori dalam seharian penuh atau bahkan lebih. Sebagian besar penelitian menyarankan bahwa membatasi asupan kalori untuk Anda seharian sebesar 300-500 kalori adalah langkah yang efektif. Para pendukung metode berpuasa seharian memuji betapa mudahnya hal tersebut dapat dapat dimasukkan dalam gaya hidup manapun dan menghargai sifat tidak membatasi pada saat hari-hari tidak berpuasa.

Diet 5:2

Peserta diet 5:2 memakan makanan seperti biasa selama lima hari setiap minggunya, tidak ada batasan kalori ataupun menu makanan yang sudah di atur. Dua hari yang lainnya dalam seminggu, melaksanakan pembatasan asupan kalori sebesar 500 kalori. Strategi ini dapat menjadi efektif selama dalam lima hari periode makan secara normal tersebut tidak mengarah pada pengonsumsian kalori yan secara berlebihan.

Diet Every-Other-Day

Bagi yang mengikuti rencana diet ini adalah seperti satu hari makan secara normal dan di hari berikutnya melaksanakan hari berpuasa. Pada saat hari berpuasa, asupan kalori yang masuk tidak lebih dari 500 kalori. Strategi ini mungkin dapat membantu dalam membatasi asupan kalori, namun banyak orang yang menganggap bahwa berpuasa setiap hari terlalu membatasi dan sulit untuk diikuti.

Apakah Puasa Berselang Benar-Benar Dapat Bekerja?

Peneliti terbaru menunjukkan bahwa penurunan berat badan yang berkaitan dengan rencana puasa berselang yang serupa dengan keterkaitan penurunan berat badan dengan diet tradisional rendah kalori. Saat sementara komunitas peneliti terpecah dalam berdiskusi mana yang lebih unggul untuk penurunan berat badan, terdapat banyak bukti bahwa puasa berselang dapat memberikan lebih banyak fleksibilitas dan dapat mendukung kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan. Sebagai contoh, penelitian menunjukkan bahwa puasa berselang secara regular dapat mendukung kesehatan metabolik, jantung, daya tahan tubuh, dan kesehatan organ otak, serta hal yang lainnya (1-6).

Berpuasa Dengan Isagenix

Pada saat ilmu pengetahuan berada dibalik puasa berselang, Sistem Isagenix melampaui protokol berpuasa yang lainnya.

 Dukungan Nutrisi yang Unik dan Nyaman

Salah satu faktor-faktor pembeda di antara Hari Cleanse dan puasa umum yang lainnya adalah CFL. Minuman alami yang kaya akan fitonutrisi ini telah dirancang untuk mendukung dan memperkuat sistem detoksifikasi alami tubuh Anda sementara CFL memberikan manfaat asupan nutrisi yang ditargetkan untuk membantu Anda lebih berenergi. Saat digunakan bersamaan dengan produk diet Isagenix lainnnya yang nyaman, CFL dapat membantu Anda merasakan yang terbaik saat menjalankan Hari Cleanse.

Kombinasi yang Kuat Dari Hari Cleanse dan Hari Shake

Dengan Isagenix, Anda mendapatkan manfaat ganda dengan melakukan puasa berselang pada Hari Cleanse dan pembatasan kalori pada Hari Shake. Kedua kombinasi ini telah terbukti secara ilmiah menunjukkan dalam memperbaiki pengukuran komposisi tubuh dan mendukung pemeliharaan berat badan dalam jangka panjang sebagai perbandingan dengan diet jantung sehat yang banyak direkomendasikan oleh profesional kesehatan (7,8).

Membangun Struktur dan Komunitas

Merubah gaya hidup sehat dapat membingungkan dan sulit untuk dipertahankan, terutama jika Anda membuat perubahan sendiri. Hari Cleanse menjaga puasa berselang secara sederhana dengan dukungan dari komunitas dan dengan jadwal bertahap untuk membantu Anda tetap pada jalur diet Anda. Memiliki rencana yang jelas dan dukungan dari tim/komunitas Anda dapat membantu Anda mencapai tujuan penurunan berat badan dan kesehatan Anda (9-12).

Dapatkan Anda menggunakan Produk Isagenix Dengan Metode Berpuasa yang Lainnya?

Karena ketertarikan baru-baru ini terkait pada puasa berselang, membuat kita sering bertanya apakah produk Isagenix dapat digunakan bersamaan dengan metode berpuasa yang lainnya? Jawabannya adalah iya!

Sebagai contoh, seseorang mungkin memilih untuk menggunakan CFL sembari berpuasa sebagai bagian dari Pembatasan Periode Waktu Makan atau diet every-other-day. Lainnya memulai dengan salah satu pendekatan berpuasa untuk memudahkan mereka sendiri dalam menggunakan produk Isagenix sebelum menyelesaikan Hari Cleanse secara penuh saat menjalankan Pak Dasar Penurunana Berat Badan (Sistem 30 Hari).

Apa pun gaya puasa berselang yang Anda pilih, produk Isagenix dapat memberikan Anda fleksibilitas untuk menyesuaikan dengan rencana Anda, memberikan nutrisi yang berkualitas, dan mendukung tujuan penurunan berat badan dan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Referensi:

  1. Froy O, Miskin R. Effect of feeding regimens on circadian rhythms: implications for aging and longevity. Aging (Albany NY) 2010;2:7-27.
  2. Bergamini E, Cavallini G, Donati A, Gori Z. The role of autophagy in aging: its essential part in the anti-aging mechanism of caloric restriction. Ann NY Acad Sci. 2007 Oct;1114:69-78.
  3. Klempel MC, Kroeger CM, Bhutani S, Trepanowski JF, Varady KA. Intermittent fasting combined with calorie restriction is effective for weight loss and cardio-protection in obese women. Nutr J. 2012 Nov 21;11:98.
  4. Varady KA, Hellerstein MK. Alternate-day fasting and chronic disease prevention: a review of human and animal trials. Am J Clin Nutr. 2007 Jul;86(1):7-13.
  5. Anton S, Leeuwenburgh C. Fasting or caloric restriction for healthy aging. Exp Gerontol 2013;48:1003-5.
  6. Martin B, et al. Caloric restriction and intermittent fasting: two potential diets for successful brain aging. Ageing Res Rev 2006;5:332-53.
  7. Arciero PJ, Edmonds R, He F, Ward E, Gumpricht E, Mohr A, Ormsbee MJ, Astrup A. Protein-Pacing Caloric-Restriction Enhances Body Composition Similarly in Obese Men and Women during Weight Loss and Sustains Efficacy during Long-Term Weight Maintenance. Nutrients 2016, 8(8), 476; doi: 10.3390/nu8080476
  8. Li Z, He F, Tinsley G et al. Comparison of High-Protein, Intermittent-Fasting Low-Calorie Diet and Heart Healthy Diet for Vascular Health of the Obese. Front. Physiol. 7:350. doi: 10.3389/fphys.2016.00350
  9. Gorin A, Phelan S, Tat e D, Sherwood N, Jeffery R, Wing R. Involving support partners in obesity treatment. J Consult Clin Psychol. 2005 Apr;73(2):341-3. DOI: 10.1037/0022-006X.73.2.341
  10. Wing RR, Jeffery RW. Benefits of recruiting participants with friends and increasing social support for weight loss and maintenance. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 67(1), Feb 1999, 132-138.
  11. Kayman S, Bruvold W, Stern JS. Maintenance and relapse after weight loss in women: behavioral aspects. Am J Clin Nutr. November 1990 vol. 52 no. 5 800-807.
  12. Livhits M, Mercado C, Yermilov I, Parikh JA, Dutson E, Mehran A, Ko AY, Shekelle PG, Gibbons MM. Is social support associated with greater weight loss after bariatric surgery?: a systematic review. Obesity Reviews. 10 February 2010. DOI: 10.1111/j.1467-789X.2010.00720.