Yang Harus Anda Ketahui tentang Mengontrol Kolestrol

//Yang Harus Anda Ketahui tentang Mengontrol Kolestrol

Yang Harus Anda Ketahui tentang Mengontrol Kolestrol

Kolestrol darah tinggi dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan jantung. Anda dapat mengontrol kadar kolestrol Anda melalui pilihan gaya hidup sehat.

Tidak semua kolestrol itu buruk. Pada tubuh Anda, kolestrol menjalankan beberapa fungsi penting, yaitu membangun sel membran, bagian penting dari banyak hormon dan digunakan oleh tubuh Anda untuk menciptakan empedu yang berguna untuk pencernaan yang baik. Meski kolestrol memiliki begitu banyak fungsi vital, Anda tidak perlu mengkonsumsi kolestrol pada makanan karena tubuh Anda dapat membuat semua kolestrol yang dibutuhkan. Karena tubuh Anda secara alami menghasilkan kolestrol, jumlah yang Anda makan dalam makanan hanya berdampak kecil pada kadar kolestrol dalam darah Anda.

Sementara kadar kolestrol yang sedikit sangat penting untuk kesehatan, kadar kolestrol dapat menjadi masalah jika kadarnya melebihi dari yang bisa digunakan tubuh Anda. Kelebihan kolestrol terakumulasi dalam aliran darah Anda dan menempel pada lapisan pembuluh darah. Penumpukan ini dapat menyebabkan aterosklerosis, penyempitan dan pengerasan arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan komplikasi serius lainnya (1). Meski riwayat keluarga memberikan peran penting dalam kolestrol, namun kadar kolestrol dalam tubuh juga sangat dipengaruhi oleh diet dan tingkat aktivitas fisik Anda. Ini berarti bahwa pilihan gaya hidup sehat dapat membantu Anda untuk mengelola kadar kolestrol dan membantu menjaga kesehatan jantung Anda (2).

Selain mengelola berat badan yang sehat dan menghindari merokok, ada sejumlah pilihan gaya hidup yang disarankan oleh Asosiasi Jantung Amerika untuk membantu melindungi kesehatan jantung Anda (2). Ini merupakan tiga langkah sederhana dari pedoman Asosiasi Jantung Amerika yang dapat membantu Anda menjaga tingkat kolestrol Anda agar tetap terkendali.

1. Pilih Lemak Jantung yang Sehat

Pedoman Asosiasi Jantung Amerika menyarankan peningkatan lemak jantung yang sehat, terutama lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal sekaligus membatasi sumber yang tidak sehat seperti lemak jenuh dan trans. Sumber lemak jantung yang sehat termasuk kacang-kacangan, biji-bijian dan ikan berlemak. Terlalu banyak lemak jenuh akan menjadi kekhawatiran dari kadar kolestrol dalam darah karena tubuh Anda menggunakan lemak jenuh untuk membangun kolestrol itu sendiri. Ketika Anda mengkonsumsi makanan dengan lemak jenuh tinggi, sistem produksi kolestrol tubuh Anda mengalami “overdrive”. Asosiasi Jantung Amerika menyarankan untuk membatasi lemak jenuh kurang dari tujuh persen dair total kalori Anda (2). Mereka juga menyarankan untuk membatasi lemak trans sebanyak mungkin.

2. Konsumsi Lebih Banyak Serat, Terutama Serat yang Larut

Mendapatkan jumlah minimal yang disarankan pada serat makanan setiap hari sangat penting untuk kesehatan jantung. Beberapa jenis serat, seperti serat larut kental seperti beta glucan dari gandum, dapat sangat membantu untuk mengelola kadar kolestrol dalam darah. Wanita harus mencapai tidak kurang dari 25 gram per hari sementara pria membutuhkan setidaknya 38 gram per hari dari makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, kacang polong, dan kacang lentil (3). Asosiasi Jantung Amerika menyarankan untuk memilihh pola diet yang tinggi serat (27-38 gram per hari) untuk menjaga kesehatan jantung (2).

3. Berolahraga Setidaknya 30 Menit Sehari

Sementara sejumlah kegiatan olahraga memiliki manfaat untuk kesehatan, manfaat terbaik untuk menjaga tingkat sehat kolestrol darah dapat dilihat dengan setidaknya 150 menit per minggu aktivitas aerobik sedang hingga tinggi, seperti jalan cepat. Lakukan sekitar 30-40 menit per hari, empat atau lima hari dalam seminggu. Tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi dapat memiliki manfaat tambahan untuk mengelola kolestrol dan juga kesehatan secara keseluruhan (2).

Menjaga Kolestrol agar Selalu dalam Pengecekan

Ada perbedaan penting antara kadar kolestrol dalam makanan dan kadar kolestrol yang diukur dalam tes darah. Dalam makanan, kolestrol hanya ditemukan pada produk berbasis hewani seperti daging, unggas, ikan, telur, dan susu. Membatasi kolestrol dari makanan bisa membantu, namun pilihan gaya hidup lainnya seperti membatasi lemak jenuh, meningkatkan serat makanan Anda, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur akan memberikan dampak yang lebih besar pada pengendalian kadar kolestrol darah.

 

Referensi:

  1. Mozaffarian D, Benjamin EJ, Go AS, Arnett DK, et al. American Heart Association Statistics Committee and Stroke Statistics Subcommittee. Heart disease and stroke statistics–2015 update: a report from the American Heart Association. Circulation. 2015 Jan 27;131(4):e29-322.
  2. Eckel RH, Jakicic JM, Ard JD, et al. American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines. 2013 AHA/ACC guideline on lifestyle management to reduce cardiovascular risk: a report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Practice Guidelines. J Am Coll Cardiol. 2014 Jul 1;63(25 Pt B):2960-84.
  3. Institute of Medicine, Food Nutrition Board. Dietary Reference Intakes for Energy, Carbohydrates, Fiber, Fat, Fatty Acids, Cholesterol, Protein, and Amino Acids. Washington, DC: The National Academies Press;2005.
2018-05-03T20:45:02+00:00 April 29th, 2018|Produk|